Polres Cilegon, Berhasil Bekuk Kelompok Pelaku CURAT & CURANMOR 

0
211

Cilegon, Suaranusantara| Unit Resmob Satreskrim Polres Cilegon Polda Banten, berhasil melakukan pengungkapan kelompok kasus tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) di 12 TKP berbeda, Rabu 13/02/2019 pukul 06.30 WIB.

Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Tomsi Tohir, M.Si melalui Kabid Humas AKBP Edy Sumardi P, S.IK., MH kepada awak media, Minggu 17/02/2019, membenarkan atas keberhasilan dan mengapresiasi kinerja Polres Cilegon dalam menangkap kelompok pelaku tindak pidana Curat dan Curanmor yang saat ini sedang meresahkan masyarakat, khususnya wilayah Cilegon.

Edy menjelaskan, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut, berdasarkan telah diamankannya Dua orang pelaku yang merupakan anggota kelompok tersebut. Keduanya yaitu atas nama MI alias IT dan SL alias BJ. Sementara 3 orang lagi dalam satu kelompok tersebut masih dalam proses pengejaran dari tim unit Resmob Satreskrim Polres Cilegon.

Pengungkapan kasus ini berdasarkan LP/02/II/Banten/Res.Cilegon/Sek.Cibeber, tgl. 11 Februari 2019, LP/12/II/Banten/Res.Cilegon/Sek.Merak, tgl. 15 Februari 2019, LP/01/I/Banten/Res.Cilegon/Sek.Bojon, tgl 05 Februari 2019, LP/40/II/RES 1.8/2019/Res.Cilegon/Banten, tgl 31 Januari 2019 serta ada beberapa LP lagi dari aduan masyarakat.

“Adapun lokasi yang telah dijabah kelompok ini adalah didepan Alfamart arah pintu Tol Cilegon Timur, kontrakan Sambilawang Cibeber, toko aksesoris dan pangkas rambut Bojonegara, Perumahan Krakatau Stell serta beberapa TKP lainnya,” Ungkap Edy.

Sementara barang bukti yang diamankan terhadap kedua orang tersangka tersebut adalah 1 buah gagang kunci T,  2 buah mata kunci T, 1 Plat Asli No. Pol A 3675 WN, 1 Pasang Plat Palsu No. Pol R 3551 AT, 1 Buah STNK, 1 unit kendaraan R2 Honda Beat warna Biru Catan No. Pol R 3551 AT, 17 buah kacamata berbagai merk, 2  unit mesin cukur, 2 buah dompet Levi’s Hitam dan barang bukti lainnya.

“Rata-rata modus mereka dengan cara merusak kunci kontak dan gembok dengan menggunakan kunci Leter T dan Kunci Leter L. Selanjutnya biar tidak ketahuan mereka lakukan pengecatan terhadap kendaraan ranmor tersebut dan selanjutnya baru mereka jual menggunakan medsos,” Tukas Edy kembali.

Terhadap tersangka akan di jerat dengan Pasal berlapis, yaitu Pasal. 363 KUHP tentang Pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan hukuman maksimal kurungan penjara selama 9 tahun penjara dan dikenakan Pasal. 362 tentang Curanmor dengan hukuman maksimal 5 tahun penjara. (Red/Ary).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here