Di Duga Sekdis Perindag Endapkan Bantuan Gerobak, Setelah Ketahuan Baru Di Berikan Ke Saudaranya

0
171

SNN-Pada tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Lebak mendapatkan bantuan gerobak kuliner dari Kementrian Perdagangan RI tahun anggaran 2017-2018, yang bermaksud membantu untuk masyarakat Lebak dalam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) khususnya para pedagang kaki lima seperti pedagang bakso, bubur dan lain-lain. 

Sebanyak 30 unit gerobak yang di kucurkan oleh kementrian yang di kucurkan ke Lebak itu kini menjadi buah bibir masyarakat, lantaran banyak pedagang di pasar Sampai Warunggunung yang sudah di mintai KTP tidak ada realisasinya. 

Gerobak Kuliner Di Vila Sekdis Perindag

“saya di mintai KTP namun hingga saat ini tidak ada kejelasaannya “kata salah satu pedagang Romli kepada media ini. 

Ironisnya,dari jumlah sebanyak 30 gerobak masih tersisa empat unit, yang di duga di endapkan di ruko pasar sampai, namun setelah adanya rencana warga untuk mengontrak toko tersebut, gerobak disimpan di luar. 

Selain itu lebih ironisnya lagi menurut salah satu warga setempat H. Diding mengatakan ada dua gerobak yang di bawa kerumahnya oleh Sekretaris Dinas Perdagangan yang di duga di endapkan sejak tahun 2018.namun setelah ketahuan gerobak tersebut segera di pindahkan. 

“di rumah sekdis perdagangan saya lihat ada dua gerobak yang sudah tidak ada rodanya”kata H.Diding.

Masih kata H. Diding, setelah ketahuan gerobak tersebut tidak ada di  tempat dan sudah di alihkan ke saudaranya. 

“ada dua gerobak di rumah sekdis setelah ketahuan langsung di alihkan,namun apapun bentuknya itu tetap saja KKN”ujar H. Diding Kepada Wartawan Kemarin.

Terpisah Sekretaris Dinas Perdagangan Kabupaten Lebak, Orok Sukmana mengaku mengambil dua unit gerobak bantuan tersebut, dengan alasan untuk saudaranya yang berjualan. 

“kalau ga salah bantuan sebanyak 20 gerobak, ia benar dua unit di rumah saya tapi itu untuk sodara saya yang berjualan bakso”Kata orok kepada media ini kemarin. 

Sementara itu, menanggapi hal itu Aktivis lembaga Jerat Berantas Residivis ( JEBRED) Dedi Hakeki menilai apapun dalihnya itu sudah jelas ada dugaan indikasi mencoba menggelapkan, karena bantuan tersebut tahun 2018 .namun lantaran ketahuan unit gerobak itu langsung di alihkan sehari yang lalu.  

“Saya menduga sudah ada indikasi,karena ini sudah hampir satu tahun di endapkan di tempat sekdis, ini akan saya kaji terlebih dahulu”tandasnya.(Ibal)  

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here