Pendampingan Pelaku Ekraf Sektor Kuliner” Lokasi Desa Citorek Timur Di Masa Pandemi Covid-19

0
174

LEBAK, SNNews.net
Dalam rangka meningkatkan bidang Ekonomi Kteatif serta meningkatkan daya tarik parwisata Kabupaten Lebak, melalui visi daerahnya yaitu “Lebak sebagai Destinasi Wisata Unggulan Nasional Berbasis Potensi Lokal”optimis dan mampu menjadi sentra ekonomi kreatif melalui sektor ekonomi kreatif unggulan ,yaitu kuliner, kriya dan seni pertunjukan dan sektor prioritas, yaitu sektor pengembangan aplikasi dan game, sektor film, animasi dan video serta sektor musik pengembangan ekonomi kreatif dengan bekerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan terkait peningkatan produktivitas Industri kreatif.

Salah satu sub sektor yang bisa menjadi andalan adalah kuliner lndustri kuliner mempunyai potensi yang sangat kuat untuk berkembang. Oleh karena itu pemerintah mendukung sub sektor kuliner agar lebih maju.

sehubungan dengan dampak pandemi Covid-19 begitu dirasakan oleh masyarakat Indonesia,

bisnis kuliner harus memanfaatkan peluang saat pandemi. Kreativitas di tengah pandemi bisa meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

Untuk itu Dinas Pariwisata melakukan upaya untuk mendukung Vlsi daerah Lebak dalam memaksimalkan potensi lokal melalui fasilitasi pengembangan sektor ekonomi kreatif. Salah satunya adalah kegiatan FASILITASI PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF SEKTOR KULINER “Pendampingan Pengolahan Kuliner lnovasi Berbahan Dasar Labu Kuning Di Desa Citorek Timur”seperti Brownies Labu Kukus dan panggang, Pie Labu, Selai Labu. dan Bolu Gulung Labu.

Citorek merupakan daerah yang mempunyai banyak potensi Wisata yang sedang dan dapat dikembangkan, Gunung Luhur,Gunung Kendeng, Acara Seren Taun dan Iain sebagainya. Melihat kebiasaan para wisatawan yang berkunjung, kurang lengkap Jika berwisata tidak membeli oleh-oleh atau buah tangan dari produk desa Citorek Timur seperti Brownies Labu Kukus dan panggang, Pie Labu, Selai Labu. dan Bolu Gulung Labu.

hal tersebut merupakan sebuah peluang untuk mengembangkan produk kreatif lokal. meningkatkan kualitas pelaku ekonomi kreatif pada sektor kuliner di Desa Citorek Timur.

Penerima manfaat dari Fasilitasi Pengembangan Sektor Ekonomi Kreatif “pendampingan Pengolahan Kuliner lnovasi Berbahan Dasar Labu Kuning DI Desa Citorek Timur” adalah para pelaku ekonomi kreatlf sektor kuliner di Desa Citorek Timur, yang diharapkan dapat menjadi pelopor untuk mengembangkan kuliner inovasi sebagai produk khas oleh-oleh dari Citorek sebagai Tempat Tujuan Wisata.

diharapkan dapat menjadi satu kegiatan yang berkelanjutan untuk meningkatkan nilai perekonomian masyarakat, untuk itu akan diadakan evaluasi dan monitoring pasca pelaksanaan pendampingan, dan juga membantu fasilitasi dalam pemasaran produk. (ADV)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here