Dua Jembatan Gantung Di Lebak Hancur Dihantam Sungai Deras.

0
78

LEBAK, SNNews. Net- Tingginya intensitas curah hujan yang terjadi di wilayah Kecamatan Cibeber Kamis malam (03/9/2020) mulai jam 16.00 wib sampai jam 22.00 wib, Telah menghancurkan 2 (dua) jembatan penghubung antar desa Cisungsang dengan desa Situmulya dan Kujangsari.

Begitu juga jembatan gantung penghubung desa Situmulya dengan desa cisungsang, tidak bisa lagi di pakai oleh masyarakat tiga desa dan terancam roboh.

Akibat jembatan rusak berat mengakibatkan aktivitas masyarakat desa Cisungsang, desa Kujangsari dan Situmulya terhambat, karena tidak bisa dilalui oleh kendaraan.

Dilansir dari media suara45.com, Lili Kepala Desa Situmulya mengatakan, Jembatan gantung yang terletak di sungai Cikidang penghubung kampung Sukatani Ciater terancam roboh, karena pondasi jembatan tergerus air sungai, sementara jembatan yang besar terletak di Sungai Cisungsang yaitu penghubung Desa Cisungsang, Desa Kujangsari dan Desa Situmulya, Jum’at (04/9/2020).

“Saya mewakili 3 (tiga) Kepala Desa berharap kepada para pemangku kebijakan mohon di perhatikan, karena 2 (dua) Desa Situmulya dan Kujangsari ini terisolir karena akses terputus, Dua Jembatan tersebut satu jembatan masuk mobil lebar 3m x 22 meter dan satu lagi jembatan gantung lebar 1.2 x 32 meter terancam roboh sungai cisungsang, katanya.
Kami mohon bantuan kepada Bupati Lebak untuk segera di bangun, karena jembatan Cisungsang Situmulya tersebut dipakai aktivitas warga dari dua desa untuk keperluan belanja sembako dan lainnya, sementara jembatan gantung itu akses yang menghubungkan antara wilayah dusun satu Sukatani ke wilayah dusun dua Ciater yang jumlah pengguna jembatan tersebut kurang lebih 2700 orang yang menggunakan akses jembatan tersebut,” punkasnya.

Saat ini kondisi jembatan di Kampung Ciater yakni jembatan gantung di aliran sungai Cisungsang yang menghubungkan kampung Tapos Desa Situmulya Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak Provinsi Banten terancam roboh akibat di terjang banjir. (Red/Bak)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here