Di Anggap Kurang Sesuai Pembangunan BLK Kemenaker Di Darul Ulum Cihara

0
210

Lebak, Suara Nusantara News.net

Pembangunan wark shop Balai Latihan Kerja ( BLK), Salah satu program dari Kementrian Tenaga Kerja RI untuk Lembaga Pendidikan pesantren yang wadahnya yayasan,saat ini bangunannya sudah tahap pinishing.

Salah satunya, bangunan work shop BLK Darul Ulum yang berada di Kp Panyaungan, tepatnya Simpang Kampung Cidahu, Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara,Kab Lebak -Banten.

Yayasan tersebut mendapatkan anggaran satu buah bangunan dengan anggaran Rp 500.000.000.walaupun di kerjakan secara swakelola,tetapi RAB, juga segala sesuatunya di tentukan oleh pihak pusat,berikut Vokasinya yang anggarannya Rp 350.000.000 ungkap Nanang R salah seorang aktivis Lebak kepada suara nusantara news. Net (9/02/2021).

Pantauan suara nusantara news.net di lokasi kegiatan pembangunan,di temukan ada beberapa pekerjaan yang di kerjakan asal asalan, seperti di bagian list bawah dinding, terlihat ada bagian yang di abaikan, harusnya itu di tutup dengan adukan semen halus dulu sebelum bangunan di cat,seperti yang tampak pada poto ini.Jadi tahapan pekerjaan tidak di lakukan, di pasang kramik sama di cat aja, tapi yang tembokan bolongnya belum di tutup di rapihkan, pada hal ini bangunan di swakelolakan loh, harusnya pengelola yayasan ini melakukan pekerjaan, anggap saja membuat rumah sendiri.
Seperti yang di sampaikan Nanang R atau yang biasa di sebut Ule ini melalui voice not WA,” kalau bangunan swakelola ini di borongkan,tentu ini akan ada imbas ke ketentuan yang ada di RAB cetusnya.

Saat awak media observasi di sekitar lokasi bangunan, di tenukan matrial pasir laut, yang di duga kurang layak, karena matrial tersebut adalah pasir urug, alias lempung.

Saat media ini konfirmasi kepada salah seorang dewan pengajar di Pesantren Darul Ulum Lukman mengatakan,,kami dan pengurus siap melakukan pembangunan ini dengan baik, seperti bangunan yang kami terima di program program sebelummya, bahkan kami berusaha membangun lebih dari ketentuan Pak,” ucapnya.
Untuk selanjutnya, silahkan Bapak temui saja Pimpinan pondok pesantren saja tutupnya. (Didin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here