Kegiatan Blasting PT LEN Menjadi Persoalan Besar Bagi Masyarakat Bayah

0
95

Lebak Selatan, Suara Nusantara News. Net
Kegiatan Peledekan Batu kapur untuk bahan baku semen merah putih yang di lakukan PT. LEN (Cemindo Gemilang) menimbulkan dampak yang sangat besar sehingga banyak merugikan masyarakat khususnya masyarakat Desa Pamumbulan Kecamatan Bayah, pasalnya akibat kegitan tersebut banyak rumah warga setempat yang mengalami kerusakan yang cukup parah.

Aju salah satu warga Kampung Pamumbulan pada Media ini memaparkan ” Masyarakat Kampung Pamumbulan Desa Pamumbulan Kecamatan Bayah benar – benar merasa terganggu dan sangat di rugikan dengan adanya kegiatan peledakan Batu kapur (Blasting) yang di lakukan PT.LEN (Cemindo Gemilang) di lokasi Quary 1, pasalnya akibat kegiatan tersebut, tidak sedikit Rumah masyarakat di wilayah Pamumbulan Mengalami kerusakan yang sangat berat, selain retak pada bagian dinding bagian lantai pun terbelah dua sehingga terancam ambruk.paparnya.

Selain itu, lanjut Aju ” Kegiatan blasting yang di lakukan PT. LEN ( Cemindo Gemilang ) tidak beraturan waktu peledakannya atau tidak sesuai jadwal yang sudah di sepakati,antara warga dan pihak perusahaan, 3/02/2021.
waktu blasting sudah tak beraturan, sehingga warga merasa tidak nyaman dengan ke semena menaan pihak perusahaan di lapangan, juga terkait dengan ke tidak nyamanan warga yang punya lahan garapan di sekitar pertambangan bahan baku perusahaan, sehingga kami dari masyarakat Cinangga Pamumbulan Desa Bayah Timur, sangat terganggu oleh dampak blasting yang begitu keras dentuman juga getarannya,sehingga banyak rumah rumah warga dan fasilitas umum yang rusak berat, bukan hanya itu saja , sejumlah lahan pertanian baik itu sawah atau pun kebun sudah tidak bisa di garap lagi,karena tertimbun material batu karang, bahkan sumber mata air pun ikut tertutup batuan karang, rasa ketakutan yang menghantui warga karena hancuran batu dampak ledakan bertaburan di mana- mana sangat membahayakan keselamatan warga. Terangnya.

Aju menambahkan ” Perusahaan pernah berjanji akan ada pembebasan lahan warga yang terganggu merasa terganggu oleh kegitan tersebut, tapi nyatanya sampai sekarang belum ada kepastiannya,
Saat ini, kami butuh kehadiran pemerintah setempat yang berpihak kepada masyarakat,bukan malah berpihak pada cukong, menutup mata dan telinga soal tentang masalah ini ,kami masyarakat kecil yang lebih butuh di perhatikan, kami juga tidak berdaya untuk melawan para pengusaha, sekalipun melawan sudah jelas kami kalah, keluhnya.

Di tempat terpisah ketua Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) Abdi Gema Perak ( AGP ) Korwil Lebak Selatan ( Baksel ) E .Hermawan kepada Media menuturkan ” Seyogyanya pihak perusahaan seharusnya lebih bertanggung jawab atas kerusakan bangunan rumah dan sarana lainnya, tetapi harus di evaluasi kinerjanya, kenapa dampak yang begitu besar ini bisa terjadi, apakah ada unsur kesengajaan atau unsur kelalaian
di tambah lagi, gudang handak PT.LEN Berada di lokasi penambangannya ( Quary satu Pamubulan red ).yang seharus, gudang handaknya di luar area penambangan, karena itu sangat rentan sekali dengan getaran jika saat di lakukan blasting, semestinya PTLEN, melakukan blasting sesuai waktu atau jadwal yang sudah di tentukan, dan yang terpenting juga, harus mengikuti Standard Oprasional Prosedure ( SOP ) tegasnya.

Ahmad Ludin Ketua Karang Taruna Desa Pamumbulan dalam hal ini ankgkat bicara ” saya sangat menyayangkan, mengapa PT. LEN terkesan tidak perduli dengan kerusakan yang di akibatkan dengan adanya kegiatan Blasting, padahal ini sangat jelas merugikan masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut, apalagi kegiatan Blasting hampir setiap hari di lakukan, jika ini di biarkan terus menerus tidak menutup kemungkinan rumah -rumah masyarakat Desa Pamumbulan akan ambruk sehingga masyarakat setempat akan kehilangan tempat tinggal dan lahan garapan pertanian, saya sangat berharap kepada pihak Pemerintah agar segera menanggapi keluhan masyarakat Desa Pamumbulan, untuk memberikan teguran pada pihak perusahaan jangan sampai rasa ketakutan terus menghantui masyarakat, jangan menunggu rumah – rumah warga dan lahan pertaniannya hilang akibat kegiatan Blasting yang di biarkan, Pemrintang juga harus mengkaji ulang Akibat Dampak Lingkungan ( AMDAL) PT.LEN( Cemindo Gemilang) tutupnya ( Din)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here