Pengrajin Tahu Tempe Di Keluhkan Harga Bahan Baku Meroket

0
103

Lebak, Suara Nusantara News.net

Sejumlah pengrajin tahu tempe di wilayah Lebak Selatan mengeluhkan harga bahan baku kedelai meroket secara signifikan dari Rp 450.000, saat ini mencapai Rp 600.000 ,ungkap Ata salah seorang pengrajin tahu tempe warga Desa Sukajadi Kecamatan Panggarangan  Kabupaten Lebak – Banten kepada suaranusantaranews.net Senin 1/3/2021.

Ata menambahkan ” Dengan melambungnya harga kacang kedelai sebagai bahan baku tempe dan tahu membuat kami para pengusaha kecil, merasa keberatan, karena sangat berimbas kepada penghasilan kami, bagaimana kami mau bisa dapat untung jika harga beli bahan bakunya sangat mahal, semntara masyarakat selaku konsumen tidak pernah mau tahu, kenaikan harga bahan pokok tersebut, ini benar – benar sangat memberatkan kami sebagai pengrajin/ pengusaha kecil, sudah harganya selangit,  bahan baku tersebut Sulit di dapat alias langka. Saya berharap kepada pemerintah untuk mencarikan solusi yang kami rasakan harapnya.

Hal serupa juga di sampaikan,Tatang (42 )warga Panggarangan kami saat ini kesulitan  bahan baku tahu tempe,kalo hal ini tidak di kendalikan oleh pemerintah, bukan tidak mungkin kami akan kehilangan penghasilan harian sebagai penopang   kehidupan keluarga saya,ungkapnya.

Saya sanga berharap ke pemerintah dan dinas terkait untuk mencarikan jalan keluarnya keluhan yang kami rasakan, agar usaha kecil kami ini bisa lancar seperti sedia kala, terutama harga kedelai kembalikan ke semula,Rp 450 ribu,dan juga jangan langka seperti saat ini,” harapnya. (Din)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here