Pembangunan Betonisasi Blok Cimari Di Biarkan Terbengkalai Tanpa Kelanjutan Pengerjaan

0
115

Lebak – Suara Nusantara News.net

Di Duga akibat Ulah pemborong nakal dan lemahnya pengawasan dari pihak Dinas  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Propvinsi Banten, membuat Pembangunan Betonisasi yang berlokasi di blok Cimari tepatnya di ruas jalan Citorek- Warung Banten sepanjang satu kilo meter menjadi terbengkalai tanpa ada kelanjutan pengerjaannya, jelas ini mengundang pertanyaanbesar, pasalnya proyek pembangunan betonisasi tersebut di bangun dari tahun 2019, faktanya sampai tahun 2021 sekarang masih belum selesai bahkan di biarkan terbengkalai.

Bidang Pembangunan  Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Banten, Diduga sengaja membiarkan begitu saja seolah tidak ada niat untuk kembali melanjutkan pembangunan baik rekanan selaku penanggung jawab pekerjaan, maupun pihak Dinas PUPR  Provinsi Banten Bidang Pembangunan,  demikian di katakan Nanang Roosnandar, Ketua LSM Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Pembangunan (FKMPP)Banten.Jum’at,05/03/202

Nanang menambahkan  ” hal ini  didasarkan atas adanya keluhan dan pengaduan dari warga masyarakat terkait adanya Proyek Mangkrak, yang di tinggalkan begitu saja  ,kemudian Kami melakukan Investigasi dilapangan,namun kami sudah tidak melihat adanya Papan Informasi Proyek,  keterangan  dari beberapa  masyarakat yg kebetulan melintas disana,  melihat sisa pekerjaan betonisasi jalan yang terbengkalai, yang bahkan separuh badan jalannya ada yang sudah tertutup oleh longsoran tanah, saya dalam waktu dekat,akan segera menindak lanjuti hal ini dengan melayangkan surat Laporan Pengaduan kepada Gubernur Banten dan pihak Hukum terkait.
kami ingin mendapatkan,penjelasan,karena kami menduga,masih banyak sisa anggaran pembangunan betonisasi tersebut, jelas ini mengundang pertanyaan bagi saya selaku control sosial,  “ujar Nanang 

Hal tersebut di Amini M.Sulistio Tim Investigasi LSM Abdi Gema Perak (AGP) dirinya mengatakan, “Kami mendukung upaya dan langkah-langkah yang akan ditempuh  oleh FKMPP Banten, dalam menyikapi hal ini, LSM AGP siap bersama – sama ikut mengawal sampai Tuntas,agar masalahnya jadi terang benderang.”
di kalangan masyarakat awam,selama ini bermunculan isu negatif dalam menilai hal tersebut, dengan berbagai macam dugaan. bahkan, sampai ada isu dugaan bahwa hal itu terjadi karena adanya kongkalingkong antara pihak rekanan dan pihak Dinas terkait,
Apalagi Proyek tersebut keberadaannya ditengah hutan.ucapnya. ( Din) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here