Pembangunan Proyek Turap Di Desa Maraya Ancam Rumah Warga

0
73

suaranusantaranews.net-Lebak 
Adanya pembangunan di salah satu wilayah seharusnya memberikan manfaat bagi  masyarakat yang tinggal sekitarnya, apalagi jika pembangunan tersebut lokasinya berada di wilayah Pedesaan, namun lain halnya yang terjadi di Desa Maraya Kecamatan Sajira Kabupaten Lebak, adanya pembangunan proyek Turap penahan Tebing Sungai bukan memeberikan manfaat bagi masyarakat  justru malah sebaliknya, pembangunan turap tersebut sangat merugikan masyarakat sebab akibat dari pembangunan tersebut masyarakat Desa Cikarang Kecamatan Muncang terancam kehilangan tempat tinggal.

Seperti yang di katakan Ahmad salah satu warga Desa setempat pada SNN.Net Minggu 30/06-2021.” Pembangunan turap penahan tanggul yang berlokasi di Desa Maraya Kecamatan Sajira yang di kerjakan oleh salah satu pemborong bukan mendatangkan manfaat bagi masyarakat justru mengancam ketenangan masyarakat, pasalnya dengan adanya pembangunan tanggul turap penahan air  di tersebut mengakibatkan aliran air sungai pindah ke Kampung Kumpay Barat, Desa Cikarang Kecamatan muncang sehingga mengancam rumah Ustadz Sunarya, salah satu tokoh masyarakat Desa setempat, saya bingung apakah pemborong yang melaksanakan pekerjaan proyek tersebut  tidak memperhitungkan terlebih dahulu sebab dan akibat dari pembangunan tersebut sebelum memulai pekerjaan pembangunan, hingga tidak menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat baik yang tinggal di wilayah lokasi pembangunan maupun masyarakat yang tinggal di hilir pembangunan, jangan berpikir asal ada bukti pembangunan saja, yang penting pekerjaan selesai, dapat keuntungan dari pekerjaan, kemudian pergi, tidak perduli pada masyarakat sekitar akibat dampak buruk yang di akibatkan dari pekerjaannya, terangnya.
Jika turap tanggul lanjut  Ahmad,  tersebut tidak segera di bongkar atau di perbaiki dengan tata letak yang sesuai saya yakin pada saat musim penghujan dengan debit air sungai yang deras dan tinggi maka Aliran air sungai tersebut akan  menghancurkan rumah warga sekitar akibat di terjang air sungai, saya sangat berharap kepada instansi pemerintah selaku badan pengawasan ataupun juga pemborong yang melaksanakan proyek pekerjaan turap di Desa Maraya bisa segera memperbaiki penyekatan beronjong tersebut, hingga tidak merusak kampung kami, jangan diam saja, anda enak setelah membangun dan mendapatkan ke untungan dari pekerjaan pergi begitu saja, tapi kami masyarakat di wilayah ini yang menjadi korban ketakutan akibat dari pekerjaannya kalian yang asal jadi, ungkapnya.
Hal ini di benarkan Ustadz Sunarya, dirinya menjelaskan ” akibat adanya penyekatan aliran sungai di Desa Maraya, rumah saya kini hampir roboh karena tebing sungai terus- terusan di hantam air, sebelum adanya pembangunan tersebut saya tenang- tenang saja tinggal di rumah, tapi sekarang saya selalu merasa ketakutan, apalagi jika ada hujan, saya tidak berani tinggal di dalam rumah, karena takut longsor dan rumah saya roboh dan hanyut terbawa air, kalau hal itu terjadi siapa nanti yang akan bertanggung jawab, jelasnya ( YYT/ Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here