Klinik Tanti Kirana Di Duga Tidak Mengizinkan Pasien Meninggal Menggunakan Mobil Ambulance

0
132

Lebak – suaranusantaranews.net
Miris Klinik Pelayanan Kesehatan masyarakat yang seharusnya melakukan pelayanan dengan baik kepada setiap pasien baik, baik pasien yang berobat jalan, Rawat inaf apalagi pasien yang meninggal dunia, segala fasilitas yang telah di sediakan baik Rumah Sakit, Puskesmas maupun klinik sudah jelas semuanya untuk mempermudah dalam melayani pasien, namun tidak bagi Klinik Kirana yang berlokasi di Desa Ciminyak, pasalnya salah satu Pasien bernama Rumyadi Bin Sahadi ( Alm) warga Kampung Sindang Agung Rt.01 Rw.02 Desa Hariang Kecamatan Sobang Kabupaten Lebak, pada saat di rawat di Klinik tersebut dan menghembuskan nafas terakhir, pihak keluarga Almarhum meminta Jenazah Rumayadi di bawa pulang dengan menggunakan mobil ambulance milik Klinik Kirana, namun pihak Klinik menolak dengan dalih Mobil tersebut tidak akan kuat untuk sampai ke lokasi tempat tinggal almarhum, karena itu mobil matic.

Umar Vizay Ketua DPC ORMAS GAIB 212 saat di pintai keterangan suaranusantaranews.net menjelaskan ” saya sangat menyayangkan kepada pihak Klinik Kirana yang telah menelantarkan jenazah Nuryadi, karena ketika pihak keluarga almarhum meminta agar Jenajah Nuryadi di bawa ke rumahnya dengan menggunakan Mobil Ambulance milik Klinik tersebut, namu pihak Klinik melarangnya dengan dalil karena mobil ambulance tersebut berjenis matic, dan tidak kuat untuk menuju kerumah Almarhum Nuryadi, ini jelas alasan yang sungguh tidak masuk di akal dan benar- benar tidak manusiawi, untuk apa di adakan mobil ambulance jika tidak boleh di gunakan oleh pasien, apalagi ini pasien meninggal, ini bukan bangle bunatang tapi ini jenazah manusia, dan apakah pihak Klinik menganggap mobil ambulance lebih berharga dari pada jenazah manusia, untuk apa juga klinik menyediakan mobil ambulance kala tidak dak bisa di gunakan untuk keperluan pasien meninggal, sudah saja itu mobil di gunakan untuk grabe. Jelasnya 

Masih kata Umar ” Permasalahan ini tidak akan saya biarkan, kami dari Ormas Gaib akan segera mengusut tuntas permasalahan ini, dalam waktu dekat kami akan mendatangi Dinas Kesehatan untuk melaporkan masalah ini, agar pihak Dinkes memberikan sangsi kepada pihak klinik Kirana, bila perlu mencabut izin operasionalnya, dan kami akan terus mengawal, apabila Dinkes Lebak tidak dapat menyelesaikan persoalan ini maka kami akan turun ke jalan melakukan aksi Demontran, ke kantor Dinas Kesehatan Lebak, dan kami juga akan melayangkan surat ke Dinkes Provinsi bila perlu kami juga akan melayangkan surat kepada Kementrian Kesehatan Pusat. Pungkas Umar.

Umar menambahkan ” saya telah mendatangi klinik tersebut dan menemui salah satu parawat klinik tersebut ketika saya tanyakan tentang mobil ambulance yang ada di klinik Tanti Kirana perawat itu bilang, mobil ambulance itu bukan untuk orang meninggal hanya untuk orang sakit. Terangnya. ( Red) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here