Peringati maulid Nabi,Ponpes Darul Mustafa gelar MTQ

Lebak, SNN.net
Pondok pesantren Darul Mustafa yang berlokasi di perbatasan antara desa Cipanas dan Desa Luhurjaya, kecamatan Cipanas, setiap tahunnya rutin rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, untuk memeriahkan acara tersebut tahun ini perayaan di isi dengan gelar lomba MTQ yang ke VI.

  Hal itu dikatakan pimpinan Pondok Pesantren Darul Mustafa, kyai H. Omik Hadromi, kepada media disela acara.

” Pondok pesantren ini Berdiri tahun 2013, di bawah naungan yayasan darul Mustafa, dengan jumlah Santri (siswa) sekitar 750 orang, menimba ilmu di Pesantren dan Sekolah ,
Dari mulai Madrasah Tsanawiyah (MTs) sampai Madrasah Aliyah (MA), jumlah dewan guru atau ustadz khusus pesantren salahfiyah 10 orang, sedangkan
Guru pendidikan formal di Sekolah MTs dan MA berjumlah 38 orang, Termasuk di dalamnya ada tahfizul Qur’an”, ungkapnya.

 Lebih lanjut Ia mengatakan, Acara MTQ tahun ini, adalah MTQ yang ke VI, tingkat MA, MTs, meliputi 13 cabang lomba, yang akan dan sudah di gelar selama 5 hari terjadwal siang dan malam.

“Lomba mulai dari hari selasa (23/11) sampai penutupan hari sabtu (27/11) nanti “, terangnya.

Khusus Untuk cabang lomba Musabaqoh syarhil Qur’an (MSQ), di ikuti oleh 23 khafilah, setiap khafilah terdiri dari 3 orang, mempunyai tugas masing masing, sebagai penceramah, Qori penghafal Quran dan Saritilawah yg menjelaskan artinya.

menurutnya dengan adanya berbagai lomba, khususnya lomba pentas di depan umum, bertujuan agar mental serta kepercayaan diri akan timbul dan terasah.
Selain itu, daya tangkap hafalan anakpun terlatih.

” Sebelum pementasan mereka hanya di beri waktu selama 3 hari untuk menghafal, pentas di atas oanggung masing masing kafilah di berikan waktu selama 15 menit, kami memberikan metode khusus untuk menghafal sehingga, mereka mudah mengingat apa yng mereka pelajari”, tegasnya.

Ia berharap kepada para Santri , setelah mereka tamat belajar nanti, mereka bisa mengembangkan ilmunya untuk kemajuan di lingkungan masyarakat sekitarnya.

“Mudah mudahan setelah santri selesai menimba ilmu dari pondok pesantren ini, mereka dapat menerapkan ilmu pengetahuan yang mereka dapatkan di Darul Mustafa ini, baik itu ilmu Agama, pengetahuan umum, ataupun Interaksi sosial, agar mereka menjadi sosok generasi penerus, yang berguna untuk Nusa, Bangsa serta Agama”, pungkasnya. (Bronx)

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *