Lambatnya Penyaluran BPNT Desa Ciparasi Di Soal KPM

0
75


Lebak- SNN.NET
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan salah satu program bantuan sosial dari Pemerintah Pusat untuk masyarakat yang ekonominya rendah dan masuk dalam katagori Keluarga Miskin, untuk itu dalam penyalurannya pun harus tepat sasaran, namun terkadang masih ada saja keterlambatan dari pihak agen penyalur ( e- warung) yang membuat Keluarga Penerima Manfaat(KPM) yang bertanya-tanya.
Ruheni salah satu KPM pada  SNN.NET mengatakan ”  saya sudah beberapa kali datang ke tempat Ibu Ela untung k mengambil Bantuan BPNT, namun Bu Ela selalu tidak ada, katanya dia lagi ke luar, saya juga tidak tahu keluarnya kemana, terus saya dapat informasi bahwa punya saya belum di PO kan, saya jadi bingung padahal yang lainnya semua sudah dapat, terangnya.

Dalam persoalan ini Ela Pengelola e- warung Desa Ciparasi saat di temui SNN.NET menjelaskan ” saya heran jika ada yang mengatakan bahwa bantuan BPNT tidak di salurkan sama saya, pada gelombang pertama saya sudah menyalurkan 375 KPM, kemudian  sisanya 125.KPM, masuk pada gelombang Ke- 2,  namun pada saat itu karena ada saudara saya yang masuk Rumah Sakit dan harus menjalani operasi, akhirnya  saya harus pergi untuk menjenguk saudara saya ke Rumah Sakit, namun saya tidak menyangka perginya saya dengan waktu yang tidak terlalu lama, begitu saya kembali ternyata dahsyat Isyu yang berkembang di Ciparasi, katanya BPNT tidak di salurkan, saya susah di temui selaku berpegian, saya jadi bingung, ada apa ini sebenarnya. Terangnya.
Ela menambahkan ” namun saya memaklumi, karena sudah Ibu- ibu dan sudah pada sepuh,  jadi selama saya pergi menjenguk saudara saya yang sakit, mereka tindak sabar dan mungkin ngomong ke sana- kesini, katanya kok yang lain sudah penerima Bantuannya sedangkan saya belum, nah dengan ketidak sabaraanya jadilah rumor miring tentang saya, namun itu saya anggap biasa, karena saya tidak pernah menggelapkan bantuan itu apalagi tidak menyalurkannya kepada KPM yang berhak menerima bantuan tersebut, ini hanya salah paham, dan sekarang alhamdulilah semua KPM sudah dapat menerima haknya, adapun keterlambatan kemarin itu bukan saya sengaja tapi itu karena saya ada keperluan mendadak menjenguk saudara saya yang sakit. Terngnya.
(Suhendar) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here