Panji Karya Sakti Lestarikan Seni Budaya Pencak Silat

Serang – Suara Nusantara News.Net

Seni budaya pencak silat yang berasal dari nusantara atau banten sampai saat ini masih di jaga kelestariannya, karena itu adalah warisan leluhur yang harus bener-bener dijaga kelestariannya.

Pencak silat salah satu seni budaya warisan para leluhur yang turun temurun, sampai saat ini masih di jaga Kelestariannya di Negara Kesatua Republik Indonesia (NKRI) karena itu warisan leluhur seni budaya asli milik Indonesia.

Baca juga : Selamat Hari Jadi Kabupaten Lebak Ke-193

Seperti padepokan Panji Karya Sakti (PKS) salah satu komunitas pecinta seni budaya pencak silat yang berlokasi di kampung sengir, Desa Baros Kecamatan Baros Kabupaten serang Provinsi Banten, yang sampai saat ini masih terus di jaga kelestariannya. Hal itu disampaikannya pada media suaranusantaranews.net, kemarin Rabu (01/12/2021).

Hal itu dikatakan Masri, salah satu pengurus Padepokan seni budaya pencak silat Panji Karya Sakti (PKS) yang sampai saat ini masih terus menjaga dan melestarikan walaupun di masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Baca juga : Sambut Hari Jadi Lebak, Pemkab Gelar Lomba Lari Multatuli Run 5K

Masri yang biasa akrab di panggil Kang Masri ketika di temui awak media mengutarakan,
dirinya akan terus menjaga dan melestarikan budaya seni pencak silat, karena ini adalah seni budaya asli Indonesia warisan para leluhur, jadi kalau bukan kita yang menjaga dan melestarikannya siapa lagi?”terangnya.


Masri menjelaskan, walaupun padepokan kami banyak kekurangan, tempat dan peralatan seni akan tetapi existensinya ada dan rutin latihan serta tak mengurangi rasa semangat kami untuk melatih para murid pencak pilat yang ada di padepokan Panji Karya Sakti (PKS) ini,”ucapnya

Baca juga : Iti Octavia Jayabaya Bupati Lebak Lantik 264 Kepala Desa Terpilih Tahun 2021

masih kata Masri, sarana dan perasarana di Padepokan ini masih banyak kekurangannya diantaranya berupa tempat latihan yang mana kami setiap melakukan latihan hanya mengandalkan halaman pekarangan rumah, karena tidak mempunyai Gedung untuk berlatih.

” Ya ketika kami melakukan latihan jika hujan turun kami sudahi latihannya, apa lagi sudah di musim penghujan karena tempatnya yang becek, kami tidak bisa melakukan latihan karena kerterbatasan tempat,” ucapnya lagi.

Dalam kesempatannya, dirinya berharap agar Pemerintah daerah melirik dan peduli terhadap kami khususnya bantuan peralatan serta sarana pendukung,”Tandasnya.

(NOM)

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *