Dianggap Meresahkan, Warga Cijoro Minta Pemkab Lebak Tutup Tempat Hiburan.

0
326

LEBAK-suaranusantaranews.net

Asisten Pemerintah Daerah dan Kesra (Asda 1) Pemkab Lebak Alkadri S.IP, M.SI, pimpin rapat terkait surat aduan masyarakat Kelurahan Cijoro Lebak Rangkasbitung Kabupaten Lebak, perihal penolakan tempat hiburan/lapo yang suratnya warga sampaikan pada 3 Desember 2021 lalu. Rabu (08/12/2021).

Baca juga : Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak

Rapat dilaksanakan diruang kerja Asda 1 dimulai pukul 14 : 00 Wib, rapat dihadiri Dansubdenpom III/4-1 Rangkasbitung, Wakasat Pol PP Pemkab Lebak, Camat Rangkasbitung, Danramil Rangkasbitung, Kapolsek Rangkasbitung, Lurah Cijoro Lebak, Personil Satnarkoba Polres Lebak, pemilik Lapo dan perwakilan masyarakat Cijoro Lebak.

Dalam rapat mendengarkan penjelasan perwakilan masyarakat yang menyatakan menolak keberadaan tempat hiburan Lapo, di anggap membuat resah masyarakat mengganggu ke nyamanan, dan bertentangan dengan peraturan yang berlaku.

Baca juga : Pemkab Lebak Raih Anugerah Meritokrasi 2021

“Menurut salah satu perwakilan masyarakat yang enggan di publikasikan mengatakan”,
kegiatan di Lapo cenderung kehal yang tidak baik ucapnya, karena Lapo buka dari pukul 22.00-04.00 pagi pengunjung mabuk-mabukan banyak juga wanita penghiburnya, alunan music yang cukup bising, dan sering terjadi keributan karena pengaruh minuman keras (miras)

Oleh karena itu masyarakat meminta ke Pemkab Lebak untuk segera mengambil tindakan tegas, dengan menutup dan membongkar bangunan Lapo tersebut”,tandasnya.

Baca juga : Polsek Sobang Polres Lebak adakan gebyar Vaksinasi Di tingkat SLTP/SMPN 5 Sobang di Desa Sindanglaya

“Hal senada disampaikan unsur Muspika Kecematan Rangkasbitung, yang menyampaikan kepada pemilik Lapo agar menutup usaha tempat hiburannya karena disamping bertentangan dengan aturan dan norma agama, juga status lahannyapun tanah milik Pemda karena lokasi tersebut ada dibantaran sungai ciujung.

Sementara SN pemilik lapo menyampaikan, permintaan maaf dan mengakui usaha yang ia jalankan itu bertentangan dengan aturan yang ada juga bermasalah dengan masyarakat sekitar, SN menyatakan” terhitung dari tanggal 8 Desember 2021 ini akan menutup usahanya, serta tidak akan membuka kembali.

Hasil rapat dibacakan Alkadri diantaranya kegiatan hiburan di Lapo dengan tegas, dinyatakan ditutup terhitung dari tanggal 8 Desember 2021 dan tidak ada lagi kegiatan serupa ke depannya ditempat tersebut”,Pungkasnya.

(Nom)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here