Sungguh Malang Niat Menggali Sumur Nyawa Melayang


LEBAK-suaranusantaranews.net 
Niat menggali mendalami sumur nyawa jadi melayang, yang terjadi di Kampung Cipuri belahayang Desa Tambak Kecamatan Cimarga, sabtu (5/2/2022).

Memed 50 tahun warga kampung Cileuksa hilir RT.001/RW.002 Desa Cileuksa Kecematan Sukajaya Kabupaten Bogor, tewas didalam sumur diduga akibat menghirup zat asam beracun yang ada di dalam sumur milik Atik, warga Kampung Cipuri Belahayang RT.010/RW.003 Desa Tambak Kecamata Cimarga Kabupaten Lebak.

Korban ketika turun kedalam sumur sekira pukul 06:15 niat untuk menggali mendalami sumur dengan ke dalaman 10 meter, namun naas bagi korban sesudah didalam sumur yang sudah ada sedikit airnya, korban di duga menghisap zat asam beracun yang ada di dalam sumur tersebut sehingga korban meninggal dunia.
“Kronologis kejadian pada saat itu Memed (korban), datang ke kampung cipuri RT.010/RW.003 desa tambak Kecematan cimarga, ke rumah anak dan menantunya pada hari jumat tanggal 4 Febuari 2022 sekira pukul 18:30 Wib bersama anak kandungnya Aldi dengan tujuan silaturahmi, dan ke esokan harinya korban beserta anaknya Aldi menggali mendalami sumur milik Ulfah salah satu anak dari korban juga, saat korban turun ke dalam sumur dan seusampainya didasar sumur dengan kedalaman 10 meter sekira 10-15 menit korban berterik-teriak meminta tolong kepada aldi yang saat itu aldi menunggu diatas, dan akhirnya aldi pun mencoba turun ke dalam sumur berusaha untuk menyelamatkan korban, akan tetapi baru mencapai ke dalaman 1meter aldi tidak kuat untuk bernapas dan akhirnya memutuskan naik ke permukaan untuk minta bantuan ke saudaranya dan warga sekitar untuk mengangkat menyelamatkan korban ke atas permukaan”ucap Aldi
Turmudi 42 tahun warga Kampung Pasir Tugu belahayang Desa Tambak, mencoba turun ke dalam sumur untuk menyelamatkan korban, namun sebelum sampai ke dasar, turmudi meminta tolong kembali karena merasa panas dan susah bernafas dan akhirnya turmudi naik ke permukaan kembali, dan sekira pukul 11:00 Wib korban berhasil di angkat ke atas permukaan dengan menggunakan bambu oleh keluarga dan warga setempat, dengan kondisi badan korban sudah kaku dan meninggal dunia.
“Iptu Adi Irawan Kapolsek Cimarga beserta anggota Bripka Ali Mahpur Kanit Reskrim, Bripka Ahmad Fauji  Kanit intelkam, Bripka Hariyanto Kanit Propam, Bripka Ajiludin Bhabinkamtibmas, Bigpol Andi Ht, dan Brigpol Tobari, langsung sigap turun ke TKP ketika mendapat laporan dari warga desa tamabak, dan membenarkan adanya korban yang meninggal di dalam sumur diduga akibat menghirup zat asam beracun yang ada di dalam sumur tersebut, dan korban sudah di epakuasi sudah di bawa ke kampung halamannya ke kampung cileuksa oleh keluarganya dengan meenggunakan mobil ambulan, ujar Iptu Adi Irawan,”Pungkasnya.

Reporter : (Noma)

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *