Ini kata Ketua LMP Macab Lebak : Terkait Oknum Perusahaan Jasa Penagihan (Debt Collector) Diduga Langgar Aturan

LEBAK – Suara Nusantara News.Net

Menyikapi adanya dugaan debt colector dari Perusahaan Jasa Penagihan PT. SMM yang melakukan pelanggaran tidak sesuai Surat Tugas saat melaksanakan tugas, Ketua Laskar Merah Putih Markas Cabang Kabupaten Lebak Iyan Kusyandi Wijaya, mengatakan hal ini tidak dibenarkan.

BACA JUGA : Ini kata Kabid TKSD Lebak : Terkait Dugaan Pungutan PIP Di SDN 03 Jatimulya.

Dilansir media Kabarbantensatu.com, Iyan menuturkan, pelanggaran dimaksud oknum debt colector tersebut tidak mengindahkan isi surat tugas yang ia terima, sebagaimana yang tercantum di poin 3 menjelaskan dengan tulisan huruf kapital berbunyi “surat tugas ini TIDAK UNTUK MENERIMA PEMBAYARAN DALAM BENTUK APAPUN dari konsumen atau pihak yang menguasai kendaraan”.

Tapi kenyataannya oknum debt colector tersebut meminta uang pada konsumen sebesar 9.7 juta rupiah, dengan alasan uang titipan yang akan diberikan ke pihak leasing dan seakan benar ia pun membuat surat perjanjian.

BACA JUGA : LKPK PANRI DPC Lebak Peduli Sesama

Oleh karena itu kata Iyan, agar mendapat penjelasan dan keterangan terkait permasalahan ini dari pihak terkait atau perusahaan, LMP Macab Lebak akan menyurati pihak Adira permohonan audiensi dengan menghadirkan pimpinan PT. Satya Mulia Mandiri.

BACA JUGA : Pemilik E-Warung BPNT Mengeluh Dan Merasa Cape, Hingga Marahi Anggota LSM Di Lebak

Lanjut Iyan, di harapkan setelah audiensi perusahaan dapat melakukan monitoring dan evaluasi lebih ketat lagi agar tidak terjadi lagi ulah nakal yang dilakukan debt colector di lapangan yang berdampak ke perusahaan dan konsumen itu sendiri. Tutup Iyan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pihak PT. SMM yang dapat dikonfirmasi awak media. (red)

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *