Sejumlah Tiga Rumah Hancur dan Empat Rusak Berat Akibat Pergeseran Tanah di Desa Sudamanik

LEBAK, SuaraNusantaraNews.net

tidak kurang dari tujuh rumah warga Kampung Jampang RT 001 RW 009 Desa Sudamanik Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak mengalami kerusakan, tiga rumah diataranya hancur dan empat rumah lainnya rusak berat akibat tingginya intensitas hujan selama sepekan hingga mengakibatkan pergeseran tanah dipemukiman penduduk. Sabtu 06 Maret 2022.

Dikatakan Kepala Desa Sudamanik Rendi Irawan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini tetapi ada tujuh rumah terdampak pergeseran tanah yang terjadi pada Jumat 04 maret 2022 kemarin, diantaranya adalah, rumah milik Suhedi,(32) warga Kampung Jampang RT / RW 001 / 009, Isti (56) Kampung Jampang Rt / Rw 001 / 009, Rubiah (25), Kp. Jampang Rt / Rw 001 / 009, Marhudi, (45) Kp. Jampang Rt / Rw 001 / 009 dan Mahrudin (44) Kp. Jampang Rt / Rw 001 / 009.

“ Alhamdulilah sejauh ini tidak ada korban jiwa. Dan pihak BPBD atau team KSB kecamatan cimarga juga sudah turut hadir membantu masyarakat yang kena dampak pergeseran tanah, warga juga mensyukuri atas adanya tenda yang sangat membantu masyarakat, cuman kami masih kekurangan logistik lainya Dan kami juga masih bingung harus seperti apa,” ungkap Rendi kepada wartawan.
Sementara itu Suhedi (32) salah seorang warga masyarakat kampung Jampang yang rumahnya rusak berat dan tidak bisa ditempati lagi, ketika ditemui di tenda pengungsian mengatakan dirinya beserta warga lainnya yang terdampak mengaharapkan segera mendapatkan bantuan logistik berupa pangan untuk makan sehari – hari selama dalam pengungsian di tenda darurat.
“Semoga pemerintah secepatnya bisa membantu kebutuhan logistik kami disini, dan secepatnya pula membantu membangun kembali rumah kami yang rusak, kasian anak – anak kami harus tinggal ditenda darurat karena rumah kami tidak bisa ditempati,” pungkasnya lirih. (Sopian)

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *