Pemkab Lebak Upayakan Penguatan Percepatan Penurunan Stunting

LEBAK-SUARA NUSANTARA NEWS.NET Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, serta Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Kabupaten Lebak fasilitasi 34 unit kendaraan roda dua bagi petugas lapangan keluarga berencana/penyuluh KB. Bertempat di Pendopo Bupati Lebak, Kamis (30/6/2022).

Fasilitas kendaraan bermotor roda dua untuk para penyuluh KB, menjadi salah satu upaya dan ikhtiar Pemerintah Kabupaten Lebak dalam rangka penguatan percepatan penurunan dan pengentasan stunting, gizi buruk serta peningkatan kualitas keluarga berencana/berkualitas di Kabupaten Lebak. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, saat menyerahkan secara simbolis fasilitas kendaraan roda dua bagi petugas lapangan keluarga berencana.

Ia berharap kendaraan yang diberikan dapat dirawat dengan baik oleh para petugas lapangan, beliau juga mengucapkan terima kasih kepada para penyuluh yang tidak pernah kenal lelah dengan topografi Kabupaten Lebak yang sangat sulit untuk, hadir ditengah-tengah masyarakat memberikan penyuluhan bagaimana membangun keluarga yang berkualitas dengan tagline berencana itu keren.

“Jadi rencanakan bagaimana membangun keluarga yang baik dimulai dari sejak pra nikah sampai dengan kita melahirkan, mempunyai keluarga yang baik dan berkualitas tadi, sehingga siapkanlah pendidikannya dan juga kesehatannya untuk Kabupaten Lebak yang lebih baik” Ucap Bupati.

Sementara itu, Leni Omiyati Koordinator Penyuluh KB Kec. Rangkasbitung mengucapkan, terimakasih kepada Pemkab Lebak karena dengan adanya bantuan kendaraan bermotor bagi petugas dilapangan sangat membantu untuk kegiatan penyuluhan ke setiap desa dan kelurahan yang ada di masing masing kecamatan.

“Dengan adanya kendaraan bermotor ini sangat mengoptimalkan kami kembali untuk bekerja, karena kami bekerja itu bukan hanya dikantor tetapi ke lapangan yaitu untuk penyuluhan dan pembinaan, apalagi sekarang programnya adalah pengentasan stunting artinya, kita harus bergerak lebih cepat lebih optimal lagi untuk pencegahan stunting” Ungkapnya.

Leni juga berharap kedepan ada tambahan fasilitas lain seperti proyektor agar masyarakat bisa lebih paham saat diberi pembinaan.” Tutupnya.

Reporter : Noma/Hms.

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *